Admin
PETIR – Meski terhitung sebagai lembaga pendidikan yang relatif baru dan belum meluluskan angkatan pertama, Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Nurul Huda membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan. Tepat dua tahun setelah mengantongi Izin Operasional (IZOP), madrasah yang berlokasi di Wadaswetan, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten ini resmi dinyatakan terakreditasi oleh lembaga akreditasi nasional dengan meraih predikat nilai B.
Pelaksanaan akreditasi ini merupakan langkah cepat dan strategis yang diambil pihak madrasah setelah memenuhi syarat lini masa operasional sejak mengantongi izin resmi dari pemerintah. Penilaian mencakup verifikasi ketat terhadap standar mutu lulusan, proses pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, serta kesiapan sarana dan prasarana penunjang.
Keberhasilan meraih predikat B di usia lembaga yang masih muda ini tidak terjadi begitu saja. Pencapaian besar ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen tinggi dari seluruh jajaran pengelola internal MA Tarbiyatul Nurul Huda.
Mulai dari Kepala Madrasah (Kamad), Wakil Kamad, pihak Komite, hingga jajaran guru-guru lainnya telah bahu-membahu dan bekerja ekstra keras dalam mempersiapkan segala dokumen administrasi, menyelaraskan kurikulum, hingga membenahi mutu pembelajaran di kelas. Sinergi yang kuat di antara para pendidik dan pengelola inilah yang menjadi kunci utama madrasah mampu melewati proses visitasi akreditasi dengan hasil yang memuaskan.
Keberhasilan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Tarbiyatul Nurul Huda ini mendapat apresiasi positif dari pihak yayasan. Ketua Yayasan Tarbiyatul Nurul Huda, Ust. Aang Qolyubi, menyampaikan rasa syukur sekaligus memberikan arahan penting bagi perkembangan madrasah ke depan.
“Alhamdulillah, meskipun MA Tarbiyatul Nurul Huda belum meluluskan angkatan pertama, pengakuan berupa nilai B ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan yang kita jalankan sudah memenuhi standar nasional sejak awal izin operasional keluar dua tahun lalu,” ujar Ust. Aang Qolyubi.

Namun, Ust. Aang Qolyubi juga mengingatkan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Beliau mengharapkan momentum ini menjadi pemicu semangat baru bagi jajaran pendidik dan staf.
“Dengan raihan akreditasi ini, saya mengharapkan para pengelola MA Tarbiyatul Nurul Huda bisa bekerja lebih giat lagi, terutama dalam meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Kita harus terus berinovasi agar proses transfer ilmu dan pembentukan karakter santri berjalan lebih optimal dan responsif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.
Dengan terakreditasi sejak dini, para siswa aktif yang kini sedang menempuh pendidikan—terutama mereka yang nantinya menjadi lulusan angkatan pertama—mendapatkan jaminan legalitas penuh. Hal ini sangat krusial untuk mempermudah para siswa dalam melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja nantinya.
Status akreditasi B ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat di wilayah Petir dan sekitarnya untuk menitipkan putra-putri mereka di MA Tarbiyatul Nurul Huda, guna mencetak generasi muda yang unggul secara akademik dan berakhlakul karimah.
